Edarwan Janji Fasilitasi Komunitas Musik - Harian Koridor

Breaking

Home Top Ad

DINKES

Post Top Ad

Pasang Iklan Anda di Harian Koridor

Kamis, 20 Februari 2020

Edarwan Janji Fasilitasi Komunitas Musik


Bandar Lampung, Harian Koridor.com-Kepala Dinas Pariwisata Lampung, DR Edarwan, mengundang musikus-musikus dan komunitas-komunitas musik se-Lampung di Kafe Taman Santap, Kompleks Kantor Gubernur, Kamis (20/2/2020) malam.

Hadir sekitar seratus lebih musikus berbagai genre dan lintas angkatan. Dalam kumpul musikus tersebut, Kadis Edarwan menerima curhat dan masukan. Merespon hal itu, dia menjanjikan berbagai hal.

Dipandu oleh broadcaster senior Novi Balga, Sekjend Dewan Kesenian Lampung, Bagus Pribadi Avip menegaskan salah satu akar masalah dunia musik di Lampung adalah persoalan ekosistem.

Kemudian berturut-turut masukan-masukan dari ragam komunitas musik yang kebanyakan berisi keluhan terkait atmosfer bermusik yang dirasa belum optimal di Lampung.

Kadis menjanjikan akan memfasilitasi musik dan musikus di Lampung. “Saya mendapat instruksi dari Pak Gubernur untuk memastikan kawan-kawan musisi mendapat fasilitas yang cukup,” ungkap dia.

Untuk merealisasikannya, dia berharap khalayak musikus tidak menganggap semudah membalik telapak tangan. Tetapi, imbuh dia, ada beberapa program riil yang bisa segera direalisasikan.

“Pariwisata itu sederhananya, kita mengkreasikan sesuatu yang membuat banyak orang datang. Musik adalah salah satu penyokong utamanya,” kata Edarwan.

Dia menjanjikan akan membuat festival musik di Lampung yang berskala besar dan menjadi kalender tahunan. “Insyaallah dalam waktu dekat ini, mungkin bulan Maret,” ujar dia.

Kemudian, terkait persoalan yang dicurhatkan musikus, Edarwan menerangkan perlu diterapkan sistem yang terkonsep. “Menyelesaikannya juga harus dengan pendekatan konsep,” kata dia.

Salah satu realisasinya, Dinas Pariwisata akan menyediakan ruang berkreasi di beberapa lokasi milik pemerintah.

“Di Taman Gajah misalnya bisa kita sediakan space pertunjukan rutin, sehingga kawan-kawan bisa manggung. Juga di amphitheater PKOR Wayhalim. Pemerintah akan memfasilitasi,” janjinya.

Terkait pondok-pondok Pasar Seni di PKOR Wayhalim, pemerinrtah sedang menggodok konsep sehingga ada penanggung-jawab yang bisa menghidpkan atmosfer berkesenian di fasilitas yang sudah ada dan cukup representatif tersebut.

“Kurasi jenis-jenis kesenian yang ada di sana. Sehingga tidak sekedar pasar, tapi jadi wahana edukasi seni dan ruang aktualisasi seniman,” paparnya.(*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Anda di Harian Koridor

Pages