Kepsek SDN 01 Rawa Ragil Diduga Gelapkan Bantuan Bos Afirmasi - Harian Koridor

Breaking

Home Top Ad

DINKES

Post Top Ad

Pasang Iklan Anda di Harian Koridor

Rabu, 10 Juni 2020

Kepsek SDN 01 Rawa Ragil Diduga Gelapkan Bantuan Bos Afirmasi


Tulang Bawang,Harian Koridor.com-Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal sebagai tambahan pembiayaan pendidikan selain yang berasal dari dana BOS reguler, BOS Afirmasi bertujuan untuk membantu peningkatan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan oleh pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Namun hal berbeda, bantuan Dana BOS Afirmasi Tahun Ajaran 2019 di SDN 01 Rawa Ragil, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulangbawang (Tuba) yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat diduga digelapkan oleh oknum kepala SDN 1 Rawa Ragil, WL.

Pasalnya, BOS Afirmasi tahun 2019 berupa alat seperti PC, laptop, router, WiFi, portabel data, serta tabled sebanyak jumlah siswa kelas VI, Hingga kini bantuan tersebut barangnya tidak ada di sekolahan. Kuat dugaan digelapkan oleh oknum kepala sekolah tersebut.

Selain itu juga para dewan guru juga mengeluhkan sikap arogan serta tidak pernah merespon apa yang menjadi keluhan dewan guru serta gaji guru honor pun tidak ada kenaikan.

Sahril, selaku bendahara sekolah tersebut menjelaskan, bantuan tersebut memang pernah disampaikan, namun sampai saat ini belum ada di sekolahan.

"Dulu pak kepala sekolah pernah bilang ke semua dewan guru kalau SDN Rawa Ragil dapat bantuan BOS Afirmasi, namun sampai detik ini kami semua belum tahu barangnya. Kehadiran WL, sebagai kepala sekolah juga kurang aktif," jelasnya.

Dewan guru pun sangat kesulitan untuk komunikasi karena kepala sekolah jarang masuk sekolah dan parahnya lagi komunikasinya melalui telepon seluler juga susah.

Syahril mengaku semenjak dirinya dipilih menjadi bendahara BOS, dirinya hanya diajak untuk pencairan dana BOS dan sekedar diberikan uang untuk pembayaran guru honor saja.

Keluhan juga disampaikan guru honorer Dewi dan guru lainnya. Mereka mengajar sudah memiliki Nomer NUPTK, namun tetap tidak dinaikkan.

"Katanya dari pemerintah kalau sudah ada nomer NUPTK gaji harus dinaikan. Sementara di SD lainya sudah pada naik, kami sampai sekarang belum naik sama sekali,"ucap Dewi dan kawan kawan.

Mereka berharap, agar pihak terkait segera menindak lanjuti dan kroscek di sekolahan untuk memastikan keluhan mereka agar sekolahan mereka ada perubahan seperti sekolahan lainnya.

Sampai berita ini diterbitkan, kepala SDN 01 Rawa Ragil tidak dapat dikonfirmasi. Baik di sekolahan maupun di kediamannya.(medi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Anda di Harian Koridor

Pages