Ingat Corona, Ingat Sun Tzu, #ingatpesanibu - Harian Koridor

Breaking

Home Top Ad

DINKES

Post Top Ad

Minggu, 08 November 2020

Ingat Corona, Ingat Sun Tzu, #ingatpesanibu


Bandar Lampung,Harian Koridor.com-Mantemans, pakabar? Ingat Sun Tzu, jenderal ahli strategi militer, filsuf Zaman Musim Semi dan Gugur masa Tiongkok Kuno, wafat 496 Sebelum Masehi, penulis The Art of War?


Diantara penggalan ilmu yang bisa kita petik karyanya itu berbunyi, "Kenali dirimu, kenali musuhmu, kenali medan tempurmu. Seribu kali kau berperang, seribu kali kau menang." Dahsyat!


Cerita eh cerita, ujaran dahsyat itu pun diteladani jejaring penanggulangan bencana kita. Saat ini. Dalam gerakan semesta perang bubat lawan pandemi, pagebluk yang masih saja menghebat.


Satgas Penanganan COVID-19, dalam kampanye nasional gerakan 3M atau Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Hindari Kerumunan, serta Mencuci Tangan Pakai Sabun Air Mengalir, salah satunya memedomani ujaran di atas untuk penggalangan kampanye perubahan perilaku 267,5 juta jiwa rakyat Indonesia di era New Normal. 


Seperti mantemans bisa cek di situs jejaring koordinasi dan komunikasi Satgas Penanganan COVID-19 dan Dewan Pers, yaitu ubahlaku.id, seperti diakses ulang Minggu (8/11/2020), ujaran Sun Tzu satu itu didului dengan mantap jiwa: "LAWAN COVID-19!"


Setuju mantemans? Melawan virus notabene pandemi global, kok dengan 3M, bukan dengan vaksin? Soal itu, pemrakarsa kampanye daring "Dari Lampung, Ingat 3M, #ingatpesanibu", Ketua Badan Pekerja Center for Democracy and Participative Policy Initiatives Studies (CeDPPIS) Muzzamil, bantu menjawabnya.


"Ya kan, kita dipersenjatai imun, aman, amin. Vaksin dan vaksinasi, senjata pamungkas agar kita imun. Sebelum vaksinasi jalan, saat ini vaksin alamiah paling ampuh paling aman ya 3M. Selain tentunya gelimang doa. Aamiin," rilisnya, dari Bandarlampung, Minggu.


Muzzamil menjelaskan pula maksud kampanye daring yang digagasnya. "Demi membantu kerja keras gerakan semesta kampanye nasional 3M oleh Pemerintah Indonesia melalui Satgas Penanganan COVID-19, serta afirmasi dukungan kampanye kreatif band papan atas Tanah Air, "Padi Reborn".


Hingga warta ini tiba di ruang baca mantemans semua, telah bergabung, sejumlah lembaga/organ komunitas. Per abjad, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Lampung pimpinan Resmen Kadafi, Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) Lampung pimpinan Yogie Tri Wardhana, Youtube Channel "Cawo Ekam" milik Novellia Yulistin Sanggem.


Lalu, CeDPPIS, founder/CEO "Dimsum Lia-Ha" dan "Sambal Bawang Aisha" Amalia Fitriani, Emerald Hill Residence Bandarlampung, FAN (Forum Alumni Nusantara), Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung pimpinan Ary Meizari Alfian.


Berikut, founder/CEO Rias.ID Makeup Artist (MuA) Susi Nuryanti, Kantor Hukum Resmen and Partners, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (SMANSA) Pringsewu 1997 pimpinan Dicka Dwiaji, Kantor Hukum Tomi Samantha and Partners, Young People Indonesia.


Mereka, dengan segenap kerendahan hati menyampaikan pesan solidaritas ini bareng jejaring mitra media massa (per abjad) Dutalampung.com, SKU Duta Lampung, Duta News TV Channel, Editoronline.co.id, Fajarsumatera.co.id, Fajar Sumatera TV (FSTV) Lampung, Hariankoridor.com, Kejarfakta.co, Lampungvisual.com, Penaberlian.com, Pena News TV Channel, dan Suluh.co. 


"Hal ini sebagai perwujudan elan vital semangat tagar #medialawancovid19 selaras komitmen udara dalam bagian perang total melawan pandemi corona. Bersama kita bisa," pungkas Muzzamil.


Kamu-kamu yang pengen gabung di kampanye positif ini biar bisa ikut dicantumkan nama komunitasnya, sebab kampanye ini sporadis sifatnya, kontak narahubung di 081379732228.

Semangat, Bersatu Bergotong-royong, dan Sakai Sambayan, Lawan Corona! [rls]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages