Ketua DPRD Lambar dan Forkopimda Lakukan Vaksin Covid-19 - Harian Koridor

Breaking

Home Top Ad

DINKES

Post Top Ad

Senin, 01 Februari 2021

Ketua DPRD Lambar dan Forkopimda Lakukan Vaksin Covid-19


Lambar, Harian Koridor.com-Ketua DPRD dan Forkopimda Kabupaten Lampung Barat melakukan vaksinasi di UPT. Puskesmas Liwa guna mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan efektifitas vaksin Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mulai melakukan Vaksinasi Covid-19 gelombang pertama tahap satu yang digelar di Puskesmas Balik Bukit, Pekon (Desa) Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, (1/2).


10 pejabat esensial di undang dalam vaksinasi perdana ini mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Dandim 0422, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Liwa, Sekda, Ketua MUI, dan Ketua Forum Kerukunan umat Beragama (FKUB).


 Dalam realisasinya tidak semua pejabat esensial dilakukan Vaksinasi karena seperti Wakil Bupati sudah berumur lebih dari 59 tahun sehingga tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan.Termasuk Sekda dan Kajari juga tidak divaksin karena kondisi tubuh belum memungkinkan,sehingga dilakukan penundaan sampai kondisi tubuh sudah siap untuk divaksin.


"sementara itu Ketua pengadilan agama dan pengadilan negeri juga berhalangan hadir. Yang divaksin hanya pak Bupati, pak Dandim, pak Kapolres, ketua DPRD, ketua MUI, dan ketua FKUB," kata kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat, Paijo disela kegiatan.


 Target vaksinasi gelombang pertama tahap satu dan dua selesai 18 Februari 2021 mendatang. Dan hari ini dilakukan serentak di 15 Puskesmas yang ada di bumi beguai jejama sai betik itu,kata pak paijo.


" Sebelum dilakukan vaksin diawali dengan wawancara tentang riwayat penyakit, pengecekan tensi darah, pengecekan suhu badan dan lainnya untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan," ujar Paijo.


Dan yang boleh menerima vaksin apabila suhu badan dan tensi darah normal, serta tidak menderita penyakit yang mempunyai resiko tinggi,diantaranya, penderita alergi berat, pernah terpapar virus Covid-19, ibu menyusui atau hamil, menderita HIV/AIDS, menderita penyakit jantung, ginjal, kanker serta beberapa penderita penyakit lain, tandasnya. 


Bupati Parosil Mabsus, menegaskan bahwa vaksin yang digunakan oleh pihaknya hari ini sama dengan vaksin yang digunakan oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat lainnya.


"Jika ada yang mengatakan vaksin yang digunakan pak Bupati dan Forkopimda  berbeda dengan yang digunakan tenaga kesehatan maupun masyarakat itu jelas hoax atau berita bohong, dan tidak perlu di hiraukan," tegas pria yang arkab disapa Pakcik ini.(Lia). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages