Gubernur Arinal Ajak Kadin Lampung Wujudkan Dunia Usaha - Harian Koridor

Breaking

Home Top Ad

GIZI

Post Top Ad

Jumat, 20 Desember 2019

Gubernur Arinal Ajak Kadin Lampung Wujudkan Dunia Usaha


Bandar Lampung, Harian koridor.com-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung mewujudkan dunia usaha yang kuat dan berdaya saing tinggi dengan menciptakan iklim usaha yang bersih, transparan dan profesional. Hal itu diungkapkan Gubernur Arinal Djunaidi saat menerima audiensi dari pemgurus Kadin Provinsi Lampung, di Woodstair Cafe, Bandarlampung, Kamis (19/12/2019) malam.
"Kadin harus menjadi wadah komunikasi, informasi, dan fasilitasi pengusaha Lampung, antara para pengusaha dan Pemerintah Daerah, dan antara para pengusaha dan para pengusaha, mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan dan perindustrian," ujar Arinal.

Gubernur Arinal meminta Kadin Lampung mendukung Pemprov Lampung untuk hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian, dan jasa dalam arti luas. Yaitu mencakup seluruh kegiatan ekonomi, dalam rangka membentuk iklim usaha yang bersih, transparan dan profesional, serta mewujudkan sinergi seluruh potensi ekonomi.

"Ambil langkah inisiatif dan cepat dalam menghadapi berbagai macam hal dan tantangan terkait perdagangan, perindustrian dan jasa," ujar Gubernur. Arinal berharap Kadin Lampung menjadi wadah penyelesaian permasalahan di bidang perdagangan dan industri," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung Muhammad Kadafi mengatakan bahwa Kadin Lampung siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung terutama yang berkaitan dengan perdagangan dan industri.

"Kadin Lampung siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan para pengusaha dalam meningkatkan daya saing Lampung," jelas Kadafi.

Menurut Kadafi, Kadin Lampung sudah memiliki bidangnya masing-masing. "Tentunya berbagai asosiasi dan pengusaha yang sesuai bidangnya sudah masuk ke Kadin Lampung. Hal ini guna memudahkan menyelesaikan berbagai hal dan tantangan di bidang perdagangan dan perindustrian. Kami juga selama 3 bulan sekali melakukan rakerwil untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang muncul," ujar Kadafi.(red).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages