Acara Talk Show Walikota Metro Jelaskan Cara Atasi Pemukiman Kumuh - Harian Koridor

Breaking

Home Top Ad

DINKES

Post Top Ad

Rabu, 01 Desember 2021

Acara Talk Show Walikota Metro Jelaskan Cara Atasi Pemukiman Kumuh


Metro,Harian Koridor.com-Walikota Metro Wahdi menjadi Narasumber dalam Talkshow terkait seputar upaya Pemkot dalam mengurangi dan mengatasi permukiman kumuh di salah satu stasiun TV dalam program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Provinsi Lampung, yang berlangsung di Rumah Galeri Produksi Aneka Keripik Kriuk 21, Rabu ( 01/12/2021).


Dalam kesempatan itu, Walikota Metro Wahdi menjelaskan, salah satu upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Metro dalam mengurangi dan mengatasi permukiman kumuh yang di deklarasikan bahwa Metro nol (0 %) kumuh, sebab kumuh itu tidak sehat, kumuh itu tidak indah.


Wahdi menjelaskan, upaya yang dilakukan menuju kota layak huni dan kota sehat yakni dengan cara bekerjasama dengan masyarakat dalam pemberdayaan serta menggunakan program dari KOTAKU yang dilihat dalam komponen. Salah satu contoh pada Kelurahan Hadimulyo Barat, Hadimulyo Timur dan Iringmulyo yang harus menjadi perhatian untuk menstrategikan masyarakat agar terlepas dari pilar satu.


“ Startegi sanitasi kota harus dibuatkan Masterplane dari rumah-rumah warga terhadap limbah, drainase dan sampah rumah tangga yang harus menjadi perhatian agar tidak menjadi penyakit, dan untuk itu harus ada kemauan dari masyarakat itu sendiri, dan Pemerintah Kota Metro harus bersama-sama masyarakat, mulai dari perencanaan, tata kota, hunian-hunian dalam revisi RT/RW ketika membuat perencanaan kota layak huni, kota sehat, dan kota berkelanjutan,” terangnya.


Sementara itu juga, Siti Aisyiah menerangkan, beberapa program yang telah dilakukan oleh Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan pendapatan bagi para pelaku usaha.


” Strategi dan program yang dilakukan Dinas Koperasi, UMKM yakni dimulai dari mengecek legalitas produk, surat izin, komposisi kehalalan, serta memberikan pelatihan kepada masyarakat. Dengan cara mendesain produk, mengadakan pendampingan permodalan melalui KUR dari beberapa Bank dan lembaga keuangan yang ada, guna membantu pemasaran produk melalui aplikasi Metro Bangga Beli. Yakni setiap warga Metro harus bangga dan mau membeli produk UMKM Kota sendiri,” terang Siti Aisyiah (Husni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages